MINATBACA.com – Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Gresik yang digelar selama sepuluh hari resmi berakhir, dengan perwakilan dari Kecamatan Gresik kota keluar sebagai juara umum. Kecamatan Gresik kota keluar jadi yang terbaik usai mengumpulkan 30 medali emas, sepuluh perak dan 21 perunggu,dengan total 162 poin.

Adapun untuk peringkat kedua diraih oleh perwakilan dari Kecamatan Kebomas yang berhasil mendapat 14 medali emas, 32 perak dan 20 perunggu dengan total poin 140. Disusul oleh Kecamatan Manyar di peringkat ketiga yang mengoleksi 16 emas, 18 perak dan 16 perunggu dengan 116 poin.

Ketua Umum KONI Gresik Anis Ambiyo Putri, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gresik, Forkopimda, sponsorship, seluruh cabor, atlet dan juga panitia yang sudah menyukseskan gelaran Porkab Gresik tahun ini.

“Selama sepuluh hari pelaksanaan, Alhamdulillah Porkab Gresik berjalan lancar dan sukses,” ungkap Anis, saat penutupan Porkab Gresik 2024 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Minggu (1/9/2024).

Anis menjelaskan, Porkab Gresik akan menjadi jembatan dalam pencarian bibit atlet berprestasi pada setiap kecamatan yang ada di Gresik, agar bisa berlaga di tingkat yang lebih tinggi.

“Porkab ini akan menjadi bagian dari seleksi atlet, untuk persiapan menghadapi Porprov Jatim tahun depan di Malang Raya,” beber Anis.

Asisten I Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik Suprapto, yang hadir mewakili Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi gelaran Porkab Gresik pada tahun ini. Pemkab Gresik berharap, Porkab bisa digelar rutin untuk menjadi wadah dalam menyiapkan atlet berprestasi di Gresik.

“Kami berharap seluruh elemen terus berkolaborasi, termasuk KONI dan Diaparekrafbudpora, agar Porkab bisa rutin digelar,” ujar Suprapto.

Selain bisa digelar secara rutin, Suprapto juga berharap, hadiah Porkab nantinya juga dapat ditambah dalam rangka memberi semangat bagi atlet yang berlaga.

“Kami minta tolong para Camat untuk menambah anggaran hadiahnya, agar atlet lebih semangat dan semakin banyak atlet yang ikut berpartisipasi,” kata Suprapto.

Terlebih menurut Suprapto, Porkab menjadi ajang kompetisi yang positif bagi anak muda, karena bisa dijadikan sebagai wadah untuk mengeksplorasi kemampuan individu maupun kelompok dalam bidang olahraga.

“Porkab ini bagian dari memberi ruang generasi muda di bidang olahraga, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang negatif yang bisa merusak masa depan mereka,” tambah Suprapto.

Exit mobile version