MINATBACA.com – Kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem perumahan terintegerasi, dinilai cukup penting oleh CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani.

Sebab menurutnya, kolaborasi antara industri bahan bangunan, pengembang properti dan kontraktor, hingga layanan pembiayaan, diharapkan menjadi motor penggerak percepatan dan perluasan akses terhadap hunian terjangkau. Dengan tujuan, untuk dapat memenuhi standar kehidupan yang layak, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Danantara Housing Expo 2026 merupakan wujud dukungan Danantara Indonesia bersama seluruh ekosistem BUMN, terhadap program tiga juta rumah yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo,” ujar Rosan.

“Kami berupaya menghadirkan tiga hal sekaligus. Satu, memberikan pasokan terbaik dengan harga terjangkau. Kedua memberikan skema pembiayaan yang kompetitif, terjangkau, melalui sinergi bank-bank Himbara dan financial institution lainnya yang berada di bawah ekosistem BUMN, serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat,” imbuhnya.

Rosan mengatakan, kebutuhan rumah saat ini merupakan hal yang sangat prioritas, sehingga Danantara Indonesia bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus berupaya agar pemenuhan kebutuhan rumah bisa tercapai dengan baik dan cepat.

“Danantara Housing Expo menjadi bukti nyata sinergi BUMN, antara developer BUMN Karya, Himbara, seluruh ekosistem Danantara Indonesia, dan juga dunia usaha, untuk menghadirkan hunian terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyambut positif Danantara Housing Expo 2026, sebagai platform yang mempertemukan masyarakat, pengembang, perbankan, dan juga berbagai pelaku industri dalam satu ekosistem.

”Danantara Housing Expo 2026 menghadirkan pilihan hunian, dengan berbagai tingkatan dan alternatif. Kami berharap, masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi untuk memilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan, dan mendapatkan akses pembiayaan yang sesuai,” kata Maruarar.

Sejalan dengan arahan Danantara Indonesia, sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan dengan pengalaman lebih dari satu abad, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, untuk memberi kemudahan akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menyatakan, komitmen pihaknya untuk mendukung pemerintah mewujudkan program tiga juta rumah melalui inovasi Bata Interlock Presisi sebagai solusi konstruksi yang mengedepankan kecepatan, efisiensi, kualitas, dan keberlanjutan. Produk inovatif yang juga sekaligus bentuk komitmen SIG dalam mendukung terwujudnya Asta Cita, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Adapun Bata Interlock Presisi adalah produk bahan bangunan inovatif dengan mekanisme kerja bata yang saling mengunci antar balok, sehingga menghasilkan bangunan yang kokoh dan ramah gempa. Fitur ini memberikan banyak keuntungan dalam pembangunan rumah, karena lebih efisien dalam penggunaan material dan lebih mudah dalam pengaplikasian, yang membuat durasi konstruksi lebih cepat. Produk turunan semen hijau SIG tersebut, memiliki sejumlah keunggulan lain seperti tahan api, mampu mengondisikan udara dalam ruangan menjadi lebih sejuk, serta memberi tampilan modern.

Dengan keunggulan yang dimiliki, Bata Interlock Presisi memberi kemudahan akses bagi masyarakat, untuk memiliki hunian layak dan terjangkau. Bata Interlock Presisi yang teruji ramah gempa dan tahan api, juga cocok diaplikasikan dalam pembangunan rumah di wilayah rawan bencana, atau menjadi solusi percepatan pembangunan kembali rumah masyarakat terdampak bencana.

Indrieffouny menambahkan, Bata Interlock Presisi juga merupakan bagian dari perjalanan transformasi SIG, menjadi perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terbesar di regional.

“Dengan menghadirkan Bata Interlock Presisi, kami ingin memastikan masyarakat dapat memiliki rumah yang nyaman, berkualitas, dan terjangkau, serta memenuhi aspek keamanan,” tutur Indrieffouny.

Exit mobile version