MINATBACA.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggelar zoom meeting rapat koordinasi (rakor), dengan seluruh camat se-Kabupaten Lamongan.

Agenda berlangsung di Ruang Command Center Lantai 3 Gedung Pemkab Lamongan, Selasa (10/3/2026). Dengan selain membahas mengenai kesiapan pelayanan menjelang Lebaran, dalam kesempatan tersebut juga dibahas tentang progres penanganan bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem, hingga capaian pembangunan Kabupaten Lamongan tahun 2025 yang perlu diperkuat.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberi arahan menuturkan, rapat secara virtual tersebut menjadi forum penting bagi pemerintah daerah bersama dengan para camat untuk saling bertukar informasi, memperkuat koordinasi, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama periode mudik hingga arus balik Lebaran.

Momentum Lebaran, dijelaskan oleh Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, biasanya diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, sehingga pemerintah perlu memastikan berbagai layanan publik tetap berjalan dengan baik. Selain itu, Pak Yes juga mengingatkan akan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah menjelang Lebaran.

“Melalui rapat virtual ini kita saling bertukar informasi, dan memastikan kesiapan menghadapi Hari Raya (Lebaran). Mulai dari pelayanan masyarakat, arus mudik dan arus balik, hingga membahas progres penanganan hidrometeorologi dan cuaca ekstrem,” tutur Pak Yes.

Pak Yes juga meminta kepada seluruh jajaran pemerintah di tingkat kecamatan, untuk responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran. Termasuk, menjaga ketertiban dan keamanan wilayah agar tetap kondusif.

Tidak lupa, Pak Yes juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi yang masih mungkin terjadi, akibat cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Lamongan akhir-akhir ini. Dia meminta kepada para camat untuk terus melakukan pemantauan kondisi wilayah, serta memperkuat koordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait, guna memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Adapun Pemkab Lamongan juga terus melakukan berbagai langkah mitigasi dan penanganan bencana hidrometeorologi, di antaranya melalui normalisasi saluran air, peningkatan fungsi drainase, pemantauan titik rawan banjir, serta penguatan koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi teknis lain.

Selain membahas kesiapan menghadapi Lebaran dan penanganan hidrometeorologi, rakor tersebut juga memaparkan berbagai capaian pembangunan Kabupaten Lamongan sepanjang tahun 2025. Dengan salah satu indikator yang menunjukkan perkembangan positif adalah, pertumbuhan ekonomi daerah yang terus menguat.

Di mana pada tahun kemarin, perekonomian Kabupaten Lamongan tercatat tumbuh 5,40 persen, atau meningkat dibanding pada 2024 yang tercatat 4,81 persen, sekaligus melampaui target nasional. Dengan struktur perekonomian di Kabupaten Lamongan masih ditopang beberapa sektor utama. Yakni, pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan kontribusi sebesar 30,18 persen, lalu perdagangan besar dan eceran sebesar 19,43 persen, serta industri pengolahan sebesar 12,84 persen.

Sementara dari sisi pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan tahun 2025 mencapai 76,81. Kondisi mencerminkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.

Melalui koordinasi lintas wilayah yang dilaksanakan, Pemkab Lamongan berharap, jajaran di lingkungan pemerintah daerah dapat semakin siap menghadapi berbagai dinamika jelang Lebaran. Sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan optimal, aman, dan responsif.

Exit mobile version