MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik secara resmi membuka Tempat Penitipan Anak (TPA) tanpa dipungut biaya alias gratis, bagi kelompok pekerja rentan.
Fasilitas tersebut sengaja ditujukan bagi keluarga kurang mampu, yang bekerja di sektor informal, namun belum memiliki akses terhadap layanan pengasuhan anak yang layak. Diberi nama TPA Masmundari, mengusung tema ‘Amanah Generasi Muda Untuk Masa Depan Gresik’ dan berlokasi di gedung eks UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Gresik. Kegiatan tersebut, juga sekaligus menjadi bagian dari program ‘100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih.’
Inisiatif tersebut selaras dengan visi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, untuk meningkatkan kesejahteraan warga, terutama kelompok yang belum tersentuh layanan perlindungan sosial dan pemberdayaan perempuan secara menyeluruh. Sementara Wakil Bupati Asluchul Alif yang sementara bertindak sebagai Plt Bupati Gresik menegaskan,program tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada warga yang paling membutuhkan.
“Tempat Penitipan Anak (TPA) ini, kami tujukan bagi ibu-ibu, yang benar-benar kurang mampu dan tidak memiliki alternatif lain dalam mengasuh anaknya,” ungkap dokter Alif-sapaan Plt Bupati Gresik Asluchul Alif.
“Kami ingin memastikan, anak-anak mereka tetap mendapatkan pengasuhan yang baik, meski orang tuanya harus bekerja keras demi menyambung hidup. Ini adalah bagian dari visi besar kami untuk menyejahterakan masyarakat Gresik secara menyeluruh,” sambungnya.
Sementara Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik Titik Ernawati menjelaskan, TPA Masmundari sengaja dirancang untuk menjawab kebutuhan perempuan pekerja, yang tidak memiliki dukungan pengasuhan di rumah.
“Ini bukan sekadar tempat penitipan, tetapi juga sarana yang mendukung tumbuh kembang anak melalui tenaga pengasuh terlatih dan fasilitas edukatif yang aman,” jelas Titik.
Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi anak-anak usia di atas 2 tahun, dengan kapasitas awal sebanyak 20 anak. Hingga hari peresmian, tercatat sudah ada tujuh anak yang terdaftar untuk mengikuti layanan secara rutin.
TPA Masmundari dilengkapi dengan ruang bermain edukatif, sistem keamanan, dengan di dampingi oleh pengasuh profesional. Sementara seluruh layanan diberikan secara gratis, bagi keluarga yang memenuhi kriteria.
Untuk meningkatkan kualitas pengasuhan, para pengasuh akan mengikuti pelatihan profesional melalui kerja sama dengan PT Freeport Indonesia. Hal tersebut juga sekaligus guna memastikan standar layanan,sudah sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini.
Ke depan, Pemkab Gresik menargetkan pembangunan TPA serupa di lima kecamatan yakni, Manyar, Menganti, Driyorejo, Wringinanom dan Gresik kota. Hal ini bertujuan, untuk menjangkau lebih banyak pekerja rentan yang membutuhkan layanan pengasuhan yang aman, layak dan terjangkau.
Program disambut antusias warga, khususnya para ibu-ibu yang selama ini mengalami keterbatasan dalam mengasuh anak sambil bekerja. Pemkab Gresik berharap, kehadiran fasilitas seperti TPA Masmundari menjadi cikal bakal lahirnya sistem perlindungan sosial yang adil, inklusif dan berpihak pada mereka yang paling membutuhkan.
Turut hadir dalam peresmian ini antara lain Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali, Ketua GOW Kabupaten Gresik Shinta Puspitasari, Ketua II TP PKK Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga Siti Qomariyah, serta jajaran perangkat daerah terkait.


