MINATBACA.com – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, mendapat instruksi untuk melakukan zakat profesi sebesar 2,5 persen dari besaran gaji yang diterima setiap bulan.

Zakat profesi tersebut, secara otomatis akan masuk ke dalam pengelolaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lamongan. Dengan tujuan pemanfaatan, untuk membantu mengentas angka kemiskinan. Salah satu di antaranya melalui program unggulan Baznas Kabupaten Lamongan yakni, 1 Desa 6 Mustahik.

Melalui program tersebut, Pemkab bersama Baznas Kabupaten Lamongan bakal memberi bantuan uang tunai kepada 6 Mustahik di seluruh desa, alias sebanyak 424 desa pada 27 Kecamatan yang ada di Lamongan. Yakni, bantuan uang tunai sebesar Rp600.000 yang akan disalurkan secara rutin setiap satu semester.

“Pentasharufan bantuan ini, kami tujukan untuk membantu masyarakat yang kurang sejahtera dalam mencukupi kebutuhannya,” tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat melakukan pentasharufan program 1 desa 6 Mustahik semester II, kepada 174 masyarakat Glagah dan 126 masyarakat Karangbinangun, bertempat di Pendopo Desa Glagah, Kamis (18/12/2025).

Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menjelaskan, mayoritas dana yang didapat Baznas Kabupaten Lamongan tersebut berasal dari instruksi dirinya yakni, mewajibkan ASN untuk memberikan zakat. Instruksi tersebut, direalisasikan dengan cara memberikan 2,5 persen gaji ASN Pemkab kepada Baznas Kabupaten Lamongan.

“Instruksi yang saya buat mendapat banyak antusias dari ASN dan lainnya, sehingga program ini terus berkembang. Awalnya 1 desa 1 Mustahik, sekarang menjadi 1 desa 6 Mustahik. Semoga ke depannya terus meningkat, sehingga dapat membantu mensejahterakan saudara kita yang membutuhkan,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pak Yes juga mengabarkan jika angka kemiskinan di Kabupaten Lamongan terus menurun. Dari 13,86 persen pada tahun 2021, kemudian menurun dikisaran 12,53 setahun berselang, lantas diangka 12,43 pada 2023, dan tercatat 12,16 persen pada tahun 2024.

Ketua Baznas Kabupaten Lamongan Bambang Eko Mulyono menjelaskan, pentasharufan bantuan pada program unggulan 1 desa 6 Mustahik, dibarengi dengan bantuan beasiswa kepada sembilan santri. Upaya ini dilakukan, untuk membantu seluruh anak di Kabupaten Lamongan dalam mendapat pendidikan yang layak.

Exit mobile version