MINATBACA.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan juga masyarakat, dalam melestarikan budaya daerah.
Salah satu di antaranya melalui ‘Lomba Desain Batik Lamongan 2026’ yang dilaksanakan di Pendopo Lokatantra, Minggu (5/10). Ajang yang menjadi wadah bagi peserta untuk mengekspresikan ide, menggali potensi diri, sekaligus memperkuat identitas batik Kabupaten Lamongan.
Agenda dibuka oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi. Dengan menyampaikan, lomba tersebut sengaja diadakan sebagai langkah nyata untuk melestarikan, sekaligus mengembangkan batik yang ada di Lamongan melalui kreativitas dan inovasi.
“Ini menjadi langkah awal bagi kita, untuk terus melestarikan dan mengembangkan batik Lamongan,” ujar Anis.
“Saya berharap, seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, menampilkan ide terbaik, serta menghasilkan karya yang berkarakter dan mencerminkan potensi diri,” harapnya.
Menurut Anis, lomba tersebut juga menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara Dekranasda, dengan pelaku industri kecil dan menengah (IKM), serta dunia pendidikan, dalam mengembangkan kerajinan batik Lamongan.
Anis juga berharap, karya para peserta dapat memberi kontribusi bagi pengembangan batik daerah. Sebab seluruh hasil desain dari para peserta perlombaan menjadi hak panitia, untuk nantinya digunakan dalam mendukung upaya pengembangan dan pemanfaatan motif batik di Lamongan.
Sementara Ketua Harian Dekranasda Lamongan Anang Taufik menjelaskan, Lomba Desain Batik Lamongan 2026 merupakan puncak dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Batik, yang sebelumnya diawali dengan workshop dan technical meeting pada 24 September 2026 di Pendopo Lokatantra.
Untuk perlombaan kali ini, total diikuti sebanyak 292 peserta. Terdiri atas 50 peserta kategori umum, 44 peserta SD kelas 1–3, 71 peserta SD kelas 4–6, serta 127 peserta SMP/MTs. Khusus kategori umum, peserta telah melalui seleksi awal hingga terpilih 15 finalis yang melaju ke tahap kedua.
Pelaksanaan lomba, peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan kategori umum, diberi ruang untuk menunjukkan kreativitas serta menghasilkan karya yang segar dan berdaya saing. Panitia menetapkan lima juara untuk masing-masing kategori yakni, kategori umum, SD kelas 1–3, SD kelas 4–6, dan SMP/MTs.
“Dalam kompetisi ini, panitia akan menetapkan masing-masing lima juara pada empat kategori yakni, kategori umum, SD kelas 1–3, SD kelas 4–6, serta SMP/MTs. Dengan demikian, terdapat total 20 pemenang yang akan memperoleh penghargaan atas kreativitas, dan karya terbaik mereka,” kata Anang.


