MINATBACA.com – Bupati Lamongan periode 2025-2030 Yuhronur Efendi, mengawali tugas usai terpilih dan resmi dilantik dengan menggelar coffee morning quick win program prioritas dalam mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkelanjutan.

Agenda berlangsung di aula Gadjah Mada gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan lantai tujuh, dengan Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut menuturkan, pada masa pemerintahannya selama lima tahun ke depan, akan mengusung visi ‘Kejayaan Lamongan yang Bekelanjutan’.

“Empat tahun kepemimpinan yang sudah saya jalankan dengan dinamika tantangan dan masih terdapat isu strategis tertunda yang harus direspon cepat, sehingga bisa dituntaskan dalam lima tahun kedepan,” ungkap Pak Yes di hadapan staf di lingkup Pemkab Lamongan, Senin (3/3/2025).

Penuntasan yang tertunda akan dilakukan melalui quick win program prioritas. Pilot quick win pada program prioritas Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula Mantap) adalah Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Lamongan. Program prioritas ini memiliki tujuan utama peningkatan pemantapan jalan dan akselerasi konektivitas antar wilayah, agar dapat menumbuhkan pusat ekonomi baru. Dengan Bulan Maret akan dimulai penanganan maupun pemeliharaan jalan rusak, pembersihan rumput tepi jalan dan penanganan jalan lingkungan yang rusak.

Di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) sebagai pilot akan memasifkan sosialisasi pemeriksaan kesehatan gratis, perluasan layanan Lamongan Sehat Dengan Kunjungan Rumah (Laserku), pencegahan stunting pada Bulan Maret hingga April. Adapun soft launching RSUD Ki Ageng Brondong pada Bulan Mei dan mitigasi resiko TBC pada April.

“Pada seratus hari kerja akan dilakukan quick win pada program prioritas. Di antaranya ada program prioritas Pendidikan Terintegrasi dan Gratis (Perintis), lumbung pangan nasional, UMKM naik kelas, Ramasinta, Lamongan Hijau, transformasi digital pelayanan publik,” kata Pak Yes.

Adapun quick win pada program prioritas Lamongan Menyala (Dinas Perhubungan). Pada bulan ini akan melakukan pemeliharaan lampu penerangan jalan umum, pemeliharaan sarana dan prasarana jalan, mempersiapkan mudik gratis, mengkoordinasi kelancaran dan kenyamanan arus mudik.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan berbeda, Pak Yes juga menegaskan jika Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan pelayan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga implementasi harapan-harapan masyarakat, harus direalisasikan secara realistis. Sementara adanya efisiensi anggaran, ungkap Pak Yes, menjadi optimalisasi agar tepat guna.

“Kepala daerah adalah pelayan rakyat, birokrasi adalah pelayan rakyat untuk menuju kesejahteraan masyarakat. Birokrasi adalah kendaraan yang digunakan dan ASN sebagai pengendali di dalam birokrasi itu adalah bahan bakar bagi bergeraknya birokrasi yang melayani,” ungkap Pak Yes.

“Akhir-akhir ini kita terus ditunjukan di medsos (media sosial) pemerintah melakukan efisiensi. Ini jangan dibaca efisiensi sebagai pengurangan anggaran, tapi dibaca sebagai menghindari pemborosan dan difokuskan untuk kegiatan yang bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Exit mobile version