GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau yang akrab disapa Gus Yani berharap, Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dapat dikelola sebaik mungkin oleh tenaga pendidik dan kepala sekolah yang ada di Gresik.

Harapan tersebut disampaikan oleh Gus Yani, ketika menghadiri Halal Bihalal Guru dan Kepala Sekolah Wilayah Kerja III yang meliputi Kecamatan Driyorejo, Menganti, Kedamean dan Wringinanom, Selasa (30/4/2024).

“Untuk BOSDA, saya berharap pengelolaannya dapat dilakukan sebaik mungkin, sehingga membawa keberkahan bagi kita semua. Saya menitip pesan, agar pengelolaannya juga mengedepankan keterukuran dan keadilan,” kata Gus Yani.

Gus Yani juga sempat menyinggung,tentang berbagai kasus perundungan dalam dunia pendidikan yang terjadi. Di mana hal tersebut bisa diminimalisir, dengan menjadikan sekolah menjadi lingkungan yang ramah bagi anak.

“Kita upayakan diri kita menjadi sosok idola bagi anak-anak, dengan begitu semoga pendidikan di Kabupaten Gresik menjadi lebih maju, zero bullying dan mencetak generasi berahlakul karimah,” ungkapnya.

Namun mengawali sambutan, Gus Yani lebih dulu mengucapkan mohon maaf lahir batin kepada semua keluarga besar Wilayah Kerja III. Serta tidak lupa mengapresiasi kinerja tenaga pendidik di Kabupaten Gresik yang terus berupaya, berinovasi dan terus berjuang, dalam menjadikan pendidikan di Kabupaten Gresik menjadi lebih baik.

Sementara Ketua Panitia Halal Bihalal Wilayah Kerja III Gresik Selatan Wonaji mengungkapkan, acara dihadiri ratusan tenaga pendidik dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Gresik Selatan.

“Acara ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturrahmi antar guru dan pihak terkait di bidang pendidikan di Wilayah Kerja III, serta bersama-sama memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” terangnya.

Turut hadir dalam acara, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Hariyanto, Camat Menganti Bagus Arif Jauh Hari beserta Forkopimcam dan ustad Imam Syafi’i selaku penceramah agama.

Exit mobile version