MINATBACA.com – Tidak sekedar memastikan bantuan sosial (Bansos) dapat tepat sasaran, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik juga coba mendengar langsung apa kebutuhan masyarakat.

Seperti yang terjadi pada saat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) dan bantuan pangan di Kecamatan Wringinanom, di mana Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun berbagai persoalan yang dihadapi, Kamis (27/8/2026).

“Jangan ragu menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan di lingkungan. Pemerintah perlu mendengar langsung dari masyarakat, agar bisa mengetahui kondisi di lapangan,” ujar Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Dalam kegiatan tersebut, disalurkan bantuan berupa beras dari Bulog kepada masyarakat yang telah memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat, sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara BLT DBHCHT diperuntukkan bagi petani tembakau, buruh pabrik rokok, penyandang disabilitas, dan lanjut usia (lansia), sesuai dengan ketentuan penerima. Dengan masing-masing penerima BLT DBHCHT memperoleh bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan, alias Rp900.000 per penerima manfaat.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Selain bantuan tunai, masyarakat juga mendapatkan bantuan pangan berupa beras dari Bulog,” ucap Gus Yani.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik Ummi Khoiroh menyampaikan, penerima bantuan telah ditetapkan berdasarkan kriteria program. Untuk memastikan proses penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran, Pemkab Gresik menggandeng PT Pos Indonesia yang juga membantu proses penyaluran bagi penerima dengan kondisi tertentu, yang hingga menyebabkan penerima manfaat tidak dapat datang langsung ke lokasi penyaluran.

Untuk bantuan pangan dari Bulog, diberikan dalam alokasi tiga bulan yakni, Bulan Juli, Agustus, dan September. Dengan setiap penerima memperoleh sepuluh kilogram beras per bulan, atau sebanyak 30 kilogram per penerima manfaat. Di Kecamatan Wringinanom, bantuan pangan disalurkan kepada 9.239 penerima manfaat.

Sementara secara keseluruhan, bantuan pangan Bulog di Kabupaten Gresik menyasar sekitar 156.121 penerima manfaat, dengan total alokasi bantuan sekitar 4.683.630 kilogram atau 4.683 ton beras, untuk penyaluran selama tiga bulan.

Melalui penyaluran bantuan tersebut yang sekaligus dialog langsung bersama masyarakat, Pemkab Gresik menegaskan, komitmen untuk memastikan program perlindungan sosial tidak hanya tersalurkan secara tepat sasaran, namun juga mampu dalam menjawab apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Exit mobile version