MINATBACA.com – Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah meninjau command center, yang diperuntukkan menangani laporan kedaruratan. Sekaligus untuk memastikan, layanan publik tersebut sudah terintegrasi serta dapat berjalan dengan efektif dan responsif.
Kehadiran command center di kantor Bupati Gresik, diharapkan mampu menjadi pusat pengendali segala bentuk kedaruratan. Baik berkaitan dengan pelayanan publik, keamanan maupun penanganan situasi darurat lain. Dengan tinjauan tersebut dilakukan setelah tujuh hari command center diresmikan, Selasa (1/10/2024).
Salah satu layanan penting yang turut ditinjau Bu Min-panggilan Aminatun Habibah adalah, call center 112 yang merupakan layanan tanggap darurat berbasis panggilan telepon. Dengan harapan, dapat membantu melayani masyarakat secara cepat dan tepat sasaran sesuai kebutuhan.
“Layanan 112 bukanlah hal baru di Gresik, karena sudah aktif sejak 2021. Namun dengan adanya command center, kita telah mengintegrasikannya secara penuh, sehingga semua laporan yang masuk dapat langsung diproses di sini. Memungkinkan penanganan yang lebih cepat, karena semua sistem sudah terkoneksi dalam satu jaringan,” jelas Bu Min.
Bu Min juga berkesempatan menguji langsung keandalan sistem, dengan mencoba menghubungi call center 112. Saat hubungan telepon tersambung, Bu Min kemudian mengikuti alur seluruh prosedur yang dilalui masyarakat ketika menyampaikan aduan. Dari verifikasi data, pencatatan laporan, hingga langkah penanganan awal yang dilakukan operator command center.
“Saya ingin memastikan bagaimana alur laporan dari masyarakat ditangani, terutama seberapa cepat respons yang diberikan oleh petugas ketika ada situasi darurat. Semua harus berjalan dengan lancar, tanpa hambatan, karena pelayanan publik yang prima adalah prioritas kami,” ungkapnya.
Hasil simulasi menunjukkan, layanan 112 yang telah terintegrasi dengan command center mampu merespons laporan dengan cepat. Baik kategori darurat seperti kebakaran, kecelakaan maupun laporan darurat yang lain. Tidak lupa Bu Min menyampaikan, apresiasi kepada tim operator yang bekerja sigap menangani setiap laporan masuk.
Sejak diresmikan, tim operator command center mencatat terdapat 115 laporan, atau rata-rata sepuluh laporan per hari dan tren terus meningkat. Laporan warga terkait berbagai isu, mulai dari permasalahan layanan publik hingga situasi darurat.
“Saya melihat peningkatan jumlah laporan ini sebagai tanda positif. Artinya, masyarakat kini merasa lebih percaya dan terbantu dengan adanya layanan command center,” kata Bu Min.
“Ini juga menjadi tantangan bagi kami, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, agar semua laporan bisa ditangani dengan cepat dan tepat. Kita akan terus upayakan standar pelayanan di bawah 30 menit bisa terus terpenuhi,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Bu Min juga mengecek tampilan CCTV lalu lintas, yang terhubung dengan saluran command center. Dikarenakan ke depan command center akan dikembangkan menjadi pusat kendali data, yang memonitor berbagai sektor pelayanan publik. Termasuk keamanan lingkungan, hingga pengawasan lalu lintas.


