MINATBACA.com – AKBP Arief Kurniawan yang baru saja menjabat sebagai Kapolres Gresik, melakukan pemeriksaan senjata api inventaris yang dilaksanakan di halaman Mapolres Gresik, Selasa (23/7/2024).

Pemeriksaan senjata api tersebut dilakukan terhadap senjata api yang dipegang oleh anggota Polres Gresik dan jajaran Polsek di Gresik, sebagai langkah meningkatkan profesionalisme dan kedisiplinan personel.

Selain itu, guna memastikan keamanan dan penggunaan senjata api yang tepat.Serta diharapkan, dapat meminimalisir terjadinya penyalahgunaan dan juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Agenda pemeriksaan meliputi 452 revolver, 23 pistol dan 203 senjata laras panjang. Tujuannya adalah, untuk memastikan keamanan dalam penggunaan senpi, termasuk salah satunya menjaga keamanan pribadi atau para personel yang memegangnya.

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan, bahwa senpi (senjata api) yang dipegang oleh personel dalam keadaan baik, aman dan terawat, serta digunakan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ungkap Arief.

Pemeriksaan yang dilakukan juga untuk memastikan kelengkapan surat-surat, seperti Surat Izin Kepemilikan Senjata Api dan Surat Tanda Terima (STT), juga memastikan senjata api dalam keadaan bersih dan terawat, serta memastikan senjata api masih berfungsi dengan baik dan tidak ada kerusakan.

“Senpi adalah alat berbahaya yang harus digunakan dengan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, saya ingatkan kepada seluruh personel untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan senpi dan mematuhi semua peraturan yang berlaku,” tegas Arief.

Bagi personel yang tidak menggunakan senjata api dalam waktu lama, Kapolres Gresik juga menyarankan supaya senjata api untuk dititipkan kepada Satuan Sarpras (Sarana Prasarana) Polres Gresik.

“Ini untuk menghindari penyalahgunaan senpi dan memastikan keamanan senpi itu sendiri,” jelas Arief.

Exit mobile version