MINATBACA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Tenggor, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, terus mencoba untuk melestarikan budaya warisan leluhur. Salah satunya, tradisi bersih desa di Dusun Bangle.
Kegiatan di balai Dusun Bangle, Desa Tenggor, di awali istighotsah dan tahlil dengan wayangan di petilasan makam sesepuh Nyai Gading Pinatih. Kemudian tradisi mengarak tumpeng raksasa ke petilasan leluhur Dusun Bangle. Pada malam hari, dilanjutkan kesenian ludruk Karya Baru dari Kabupaten Mojokerto, Rabu (13/11/2024).
Kepala Desa (Kades) Tenggor Kowianto menuturkan, tradisi bersih desa yang dilaksanakan merupakan bentuk penghormatan kepada Sang Pencipta. Dengan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada warga Dusun Bangle, atas guyub rukun warga dari karang taruna sampai lanjut usia, yang larut dalam kegembiraan acara sedekah bumi.
Kowianto juga berharap, supaya pada masa mendatang acara serupa dapat berlangsung lebih meriah. Sebab acara tersebut sudah menjadi agenda rutin, yang diselenggarakan setiap tahun.
“Sekaligus sebagai ungkapan terima kasih, atas keselamatan dan rezeki yang telah diberikan kepada warga Dusun Bangle, Desa Tenggor,” ujarnya.
Kowianto juga menyampaikan, dalam menghadapi tahun politik seperti saat ini, hendaknya semua dapat berlaku santun bila bersosial media. Sembari berharap, tidak ada warga desa yang dipimpin olehnya terjerat hukum akibat kurang bijak dalam memanfaatkan media sosial.
“Ingat, siapapun pilihan saudara, mari kita tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan,” imbau Kowianto.
Ketua panitia sedekah bumi Dusun Bangle Surip menambahkan, acara sedekah bumi dapat terselenggara berkat partisipasi dan keikutsertaan warga Dusun Bangle. Tujuan acara diselenggarakan adalah, sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur yang menjadikan Dusun Bangle.
Serta mensyukuri nikmat Allah SWT, atas nikmat yang diberikan berupa kesehatan, rezeki, serta anak yang sholeh dan sholikah. Surip juga tidak lupa berterima kasih kepada seluruh donatur, yang sudah menyumbangkan pikiran, uang maupun tenaga.
“Untuk itu panitia tidak bisa membalas apa-apa, semoga Allah SWT mencatat sebagai amal baik,” kata Surip.
Sementara Kepala Dusun Bangle M Shoim, memberi apresiasi kepada semua masyarakat yang sudah bahu-membahu, sehingga acara berlangsung lancar tanpa terkendala apapun.
“Semoga tahun depan bisa lebih besar dan lebih meriah lagi,” ucap Shoim.


