Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Petrokimia Gresik Dinobatkan Sebagai ‘Outstanding Agro-Industri Company’
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Dinobatkan Sebagai ‘Outstanding Agro-Industri Company’

    RedaksiBy Redaksi28 September 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Penghargaan kembali didapat Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia. Terbaru, dinobatkan sebagai ‘Outstanding Agro-Industrial Company.’

    Predikat tersebut didapat Petrokimia Gresik dalam ajang CNN Indonesia Award, yang secara simbolis diterima oleh Senior Vice President (SVP) Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo, mewakili pihak manajemen di Surabaya, baru-baru ini.

    Adit-sapaan akrab Adityo Wibowo menyampaikan terima kasih, karena inovasi dan kinerja positif perusahaan mendapat apresiasi dari stakeholder. Penghargaan tersebut merupakan buah dari kontribusi Petrokimia Gresik dalam mengembangkan Program Smart Precision Farming (Spring), untuk masa depan pertanian di Indonesia yang jauh lebih modern.

    “Breakthrough ini telah banyak menarik perhatian stakeholder. Bahkan Kementerian Pertanian dan Kementerian BUMN Republik Indonesia, sempat datang memantau langsung progress dari pengembangan Smart Precision Farming yang dikembangkan di Petrokimia Gresik,” kata Adit.

    “Program ini merupakan solusi bagi pertanian modern dan terciptanya pertanian berkelanjutan di dalam negeri (Indonesia),” tandasnya.

    Baca Juga :  Secara Bertahap, Petrokimia Gresik Turut Membantu Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    Petro Spring Petrokimia Gresik, diawali dari program pertanian presisi yang sudah dikembangkan lebih dari dua dekade. Ditandai dengan terciptanya pupuk NPK dengan formula yang dapat dikustomisasi, sesuai kebutuhan tanaman di tahun 2000.

    “Petrokimia Gresik adalah pioneer pupuk NPK di tanah air dan pabrik kami sejak lebih dari 20 tahun lalu sudah bisa menghasilkan pupuk NPK dengan formula, yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan umum unsur hara tanaman,” jelas Adit.

    “Kebutuhan untuk sawit tentu dengan padi sudah pasti berbeda, begitu juga dengan tanaman lain. Melalui produksi customized ini, pupuk yang Petrokimia Gresik hasilkan kandungannya presisi sesuai kebutuhan tanaman,” ucapnya.

    Kemudian pada tahun 2010, Petrokimia Gresik juga mengembangkan pupuk hayati berbahan aktif mikroba, untuk mengefektifkan penggunaan N dan P. Sehingga, penyerapan oleh tanaman semakin optimal. Sementara pada 2015, Petrokimia Gresik mengoptimalkan layanan precision farming dengan menghadirkan Mobil Uji Tanah (MUT), yang kemudian jangkauan layanannya diperluas ke seluruh wilayah di Indonesia pada tahun 2020.

    Baca Juga :  Dorong Lahirnya Pahlawan Pangan Melalui Beasiswa Tani dan Taruna Muda

    Mobil tersebut mampu menganalisa tingkat kesuburan tanah, sehingga dapat memberikan rekomendasi pemupukan yang tepat sesuai dengan lokasi dan komoditi untuk petani. Dilanjutkan tahun 2021, sebelum program precision farming dikembangkan menjadi Smart Precision Farming, Petrokimia Gresik juga melahirkan pupuk NPK Phonska Alam.

    NPK Phonska Alam menjadi pupuk mineral alam yang bersertifikat organik pertama di Indonesia, dengan kandungan N, P dan K terstandar. Dengan penggunaan jauh lebih presisi, jika dibandingkan dengan petani menggunakan kotoran hewan untuk budidaya tanaman organik.

    Terakhir di tahun 2023, Petrokimia Gresik mengembangkan Petro Spring yang lebih maju, dengan salah satunya mengembangkan pupuk yang diaplikasikan berteknologi nano, sehingga lebih optimal terserap oleh tanaman. Pupuk berteknologi nano ini, akan menjadi produk baru dan pertama kali dikembangkan di Indonesia.

    Petrokimia Gresik juga memanfaatkan teknologi drone, yang dilengkapi dengan IoT untuk mengaplikasikan pupuk nano dan mengambil data geo-spasial, soil test kit guna mengukur unsur hara tanah, serta memanfaatkan teknologi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Di mana teknologi NDVI, dapat merekam indeks vegetasi tanaman melalui citra satelit kanal infra merah dan kanal merah.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Tetap Siapkan 219.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Meski Terjadi Dinamika Global

    Data yang terekam dari berbagai teknologi tersebut, nantinya dapat digunakan menjadi landasan dosis pemupukan yang presisi, sehingga proses pertanian dapat semakin efektif dan efisien. Selain itu, petani juga bisa mendapatkan informasi terkait luas lahan dan database mengenai kondisi tanah di lahannya.

    “Smart Precision Farming dapat menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pertanian Indonesia, dengan memanfaatkan teknologi modern,” kata Adit.

    “Sehingga budidaya pertanian dapat dilakukan dengan cara lebih efektif, efisien dan presisi. Hasilnya pun lebih optimal, sehingga pendapatan petani meningkat dan menarik minat generasi muda Indonesia,” bebernya.

    inovasi penghargaan Petrokimia Gresik
    Previous ArticleDinas Pendidikan Gresik Teken MoA Dengan Universitas Negeri Surabaya
    Next Article Pemdes Kembangan Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba Bersama BNNK Gresik

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Siapkan 443.436 Ton Pupuk Bersubsidi Hadapi Musim Tanam Oktober-Maret

    13 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Berkat Pendampingan Petrokimia Gresik, Batik Bangsawan Kini Menjangkau Pasaran Internasional

    3 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Bupati Gresik Jajaki Kemungkinan Beri Tunjangan Akhir Masa Jabatan Kades

    6 Juni 2024

    GRESIK – Kemungkinan pemberian tunjangan akhir masa jabatan kepada para Kepala Desa (Kades), coba dijajaki…

    Festival Nasi Krawu KWGe 2026, Bersiap Pecahkan Rekor MURI Dengan 3.000 Bungkus Nasi Krawu

    Pemkab Lamongan Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat

    Behind the Story : Kisah Pemupuk Tunas Wayang Petro

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.