Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

      18 Oktober 2026

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»SIG-Bina Karya Kerja Sama Penyediaan Green Cement untuk Proyek IKN
    Ekonomi

    SIG-Bina Karya Kerja Sama Penyediaan Green Cement untuk Proyek IKN

    RedaksiBy Redaksi31 Mei 20244 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Sebagai Badan Usaha Otorita (BUO) yang memiliki peranan penting dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), PT Bina Karya (Persero) menyepakati kerja sama dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terkait penyediaan solusi bahan bangunan untuk proyek pembangunan di IKN.

    Penandatanganan kesepakatan kerja sama untuk penyediaan solusi bahan bangunan, termasuk produk berbahan dasar semen, green cement, produk turunan semen dan bahan bangunan. Dilakukan oleh Direktur Utama SIG Donny Arsal, bersama Direktur Utama Bina Karya Boyke Prasetyanto di The East Tower, Jakarta, Kamis (30/5/2024).

    Green cement dalam proses produksi menghasilkan emisi gas rumah kaca (emisi karbon) yang lebih rendah, jika dibandingkan semen konvensional (OPC), namun tetap memberikan kinerja setara di kelas peruntukannya.

    Beberapa produk green cement SIG adalah, semen hidraulis untuk proyek infrastruktur dan aplikasi turunan semen, seperti paving porous untuk solusi air tergenang, SpeedCrete untuk solusi beton cepat kering, semen PCC untuk infrastruktur umum dan soil stabilizer, slag cement untuk marine structure, highrise building dan bendungan, serta semen masonry untuk aplikasi non-struktural.

    Adapun green cement dari SIG, sejauh ini telah menghasilkan penurunan emisi karbon sampai dengan 38 persen per ton semen, lebih rendah dibandingkan OPC. Kesiapan SIG dalam menyediakan green cement, diharapkan menjadi jawaban akan kebutuhan solusi bahan bangunan yang lebih ramah lingkungan.

    Tidak hanya berkaitan dengan pasokan green cement, dalam kerja sama yang dilakukan oleh SIG dan Bina Karya, juga mencakup pemanfaatan aset untuk sumber daya pendukung kegiatan bisnis di IKN dan daerah mitra yang dikelola oleh kedua belah pihak, serta potensi kerja sama yang lain.

    Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menambahkan, penandatanganan kerja sama tersebut mewakili dua proyek besar. Yakni, IKN yang menjadi simbol komitmen negara dalam menuju net zero emission dan komitmen Kementerian BUMN, untuk mendorong seluruh BUMN pada sektor masing-masing melakukan carbon mapping dan reduction yang terukur.

    “Dalam konteks penurunan karbon nasional, kita ingin ada upaya dalam proses produksi semen yang sedemikian rupa, bisa menghasilkan kekuatan dari sisi kualitas dan mampu menurunkan jejak karbon,” ujar Kartika.

    “Ini menjadi salah satu katalis, yang bisa menjadikan SIG sebagai penyedia bahan bangunan dalam kategori green, karena menjalankan prinsip-prinsip ESG secara baik,” tutur Kartika.

    Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah menjelaskan, pembangunan IKN merupakan kerja besar pemerintah untuk memastikan bahwa bangsa Indonesia memiliki cita-cita yang harus diselesaikan.

    Sebagai pembina jasa konstruksi, Kementerian PUPR berkewajiban untuk mendorong implementasi prinsip-prinsip konstruksi keberlanjutan, melalui rantai pasok hijau yang utamanya menggunakan produk lokal, unggulan, dan ramah lingkungan.

    “Untuk optimalisasi penggunaan semen ramah lingkungan (Non-OPC), kami tidak mungkin bekerja sendirian. Perlu kolaborasi dengan banyak pihak,termasuk produsen bahan bangunan seperti SIG, kontraktor maupun pengguna jasa, dalam hal ini satuan kerja atau sektor swasta yang melakukan investasi di IKN,” kata Zainal.

    “Kami berharap, bersama SIG dan Bina Karya, kita memastikan kaidah-kaidah pembangunan hijau ini terus dijalankan untuk mewujudkan sinergi positif. Menghasilkan karya dan manfaat yang besar, spektakuler, serta pastinya memberikan dampak kebaikan untuk semua,” sambungnya.

    Zainal menambahkan, Kementerian PUPR pada tahun ini akan menjalankan realisasi lebih dari Rp157 triliun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebagaimana arahan pemerintah, gelombang pertama pembangunan IKN sudah dimulai sejak 2022, dengan magnitude pembangunan dalam periode 2022 hingga 2024 telah mencapai hampir Rp80 triliun.

    “Ini tentunya menjadi peluang bagi kita bersama untuk mengoptimalkan sumber-sumber daya, mewujudkan pembangunan IKN sesuai dengan cita-cita bersama dan agenda pembangunan lain secara keseluruhan,” jelasnya.

    Sejak Desember 2022, SIG memang telah dipercaya untuk memasok bahan bangunan bagi kebutuhan proyek pembangunan infrastruktur di IKN. Kerja sama dengan Bina Karya, ditargetkan menjadi peluang pertumbuhan bisnis bagi SIG di tengah kondisi industri yang mengalami oversupply.

    Kerja sama dengan Bina Karya, juga diharapkan memperluas dampak dari nilai tambah diversifikasi produk dan solusi SIG, untuk konstruksi yang berdaya tahan dan berorientasi pada lingkungan.

    Previous ArticleDispendik Gresik Gelar Lomba Sekolah Inspirasi dan Literasi Digital Tingkat SMP
    Next Article Petrokimia Gresik Borong 8 Penghargaan di Ajang ICC-OSH 2024

    Berita Terkait

    Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

    18 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    15 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Personil Polsek Wringinanom Bantu Pemuda Asal Jakarta yang Terlantar

    14 April 2025

    MINATBACA.com – Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh jajaran Polsek Wringinanom, Gresik terhadap sesama. Yakni, dalam…

    Pengukuhan Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik, Berikut yang Diharapkan Gus Yani

    Bupati Lamongan Dampingi Dirjen PSP Kementrian Pertanian Monitoring Pompanisasi

    Safari Ramadhan di Lamongan, Dekatkan Pelayanan dan Pastikan Pemerataan Realisasi Program Prioritas

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.