Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

      21 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

      21 Oktober 2026

      Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

      21 Oktober 2026

      Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pak Yes Ajak Masyarakat Lamongan Dukung Asta Cita

      21 Oktober 2026

      Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

      19 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik
    Pendidikan

    Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

    RedaksiBy Redaksi21 Oktober 20265 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), membuka pendaftaran Harvest and Innovation (HARVESTION) 2026.

    Ajang kembali dibuka dengan mempersilahkan insan dunia pendidikan untuk mendaftar sejak Kamis (15/10/2026), usai keberhasilan yang ditorehkan SMKN 1 Kademangan, Blitar. Melalui program School Lab Farming dan pertanian presisi yang diterapkan di SMKN 1 Kademangan, berhasil meningkatkan panen bawang merah lebih dari lima kali lipat. Dari semula yang hanya 150 kilogram, meningkat menjadi 800 kilogram pada musim panen pertama Bulan Juli 2026.

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan, pengembangan talenta pertanian menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan ketahanan pangan nasional, terutama di Jawa Timur yang memiliki peran penting sebagai salah satu lumbung pangan Indonesia. Menurutnya, peningkatan produktivitas pertanian harus diimbangi dengan penguatan kompetensi generasi muda, agar sektor pertanian mampu terus berkembang dan menjawab tantangan masa depan.

    “Jawa Timur merupakan produsen bawang merah terbesar kedua di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi bawang merah Jawa Timur pada 2025 mencapai 499.460 ton, hampir seperempat dari produksi nasional,” ujar Daconi.

    “Capaian SMKN 1 Kademangan membuktikan bahwa pertanian presisi yang diterapkan dengan tepat mampu melipatgandakan hasil panen, bahkan di lahan sekolah. Potensi ini perlu dijaga dengan menyiapkan generasi muda yang kompeten dan inovatif,” terangnya.

    Baca Juga :  Inovasi Petrokimia Gresik Berhasil Tingkatkan Keandalan Bahan Baku NPK

    Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan pendekatan Creating Shared Value (CSV), jelas Daconi, Petrokimia Gresik terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk menghadirkan pembelajaran pertanian yang aplikatif dan berkelanjutan.

    Pendekatan tersebut menempatkan sekolah sebagai pusat pengembangan kompetensi dan inovasi yang manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh peserta didik, namun juga dapat menjangkau masyarakat sekitar. Keberhasilan School Lab Farming menjadi salah satu contoh bagaimana pemanfaatan lahan sekolah mampu meningkatkan produktivitas, sekaligus memberi pengalaman nyata bagi siswa dalam menerapkan ilmu dan teknologi pertanian.

    “Sekolah harus menjadi ruang bagi siswa untuk menguji pengetahuan, mengembangkan inovasi, dan menghasilkan solusi yang dapat diterapkan. Melalui HARVESTION, kami ingin mendorong lahan dan unit produksi sekolah berkembang menjadi laboratorium pembelajaran nyata, yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan pertanian di lapangan,” tambah Daconi.

    Melalui ajang yang dilaksanakan, Petrokimia Gresik berupaya memperluas pengembangan kompetensi dan inovasi siswa serta guru SMK Pertanian se-Jawa Timur, sebagai upaya mempersiapkan generasi penerus sektor pertanian nasional.

    Sementara memasuki tahun kedua, HARVESTION 2026 mengusung tema ‘Pertanian Presisi: Tanam Tepat, Olah Hebat, Nilai Berlipat’ menitikberatkan pada pengembangan pertanian dari hulu hingga hilir. Tanam Tepat berfokus pada pengelolaan kesuburan tanah, pemupukan terukur, yang dipadukan efisiensi penggunaan air dan lahan. Olah Hebat menekankan penanganan pascapanen dan pengolahan hasil untuk menjaga mutu, serta menekan kehilangan hasil. Nilai Berlipat diarahkan pada penciptaan nilai tambah ekonomi melalui inovasi, kewirausahaan, dan penguatan kolaborasi antara sekolah, industri, serta masyarakat.

    Baca Juga :  Melalui Program Magang dan Beasiswa, Petrokimia Gresik Andil Siapkan Pemuda Unggul

    Untuk HARVESTION 2026 menghadirkan tiga kategori kompetisi, meliputi Olimpiade Pertanian, Inovasi dan Teknologi Pertanian, serta School Lab Farming. Ketiganya dirancang untuk memperkuat kompetensi akademik dan keterampilan praktik, mendorong lahirnya inovasi teknologi tepat guna, serta mengembangkan potensi sekolah sebagai pusat pembelajaran pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

    Kategori Olimpiade Pertanian diperuntukkan bagi siswa SMK bidang Agribisnis dan Agroteknologi se-Jawa Timur, untuk menguji penguasaan ilmu pertanian, kemampuan analisis, serta ketepatan dalam menyelesaikan persoalan pertanian dari hulu hingga hilir.

    Sementara kategori Inovasi dan Teknologi Pertanian, untuk mendorong siswa menciptakan solusi aplikatif berdasarkan persoalan nyata di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. Kompetisi mencakup bidang agronomi dan pengolahan hasil pertanian, dengan penekanan pada efisiensi budidaya, peningkatan produktivitas, penjagaan mutu hasil panen, serta penciptaan nilai tambah melalui teknologi tepat guna.

    Adapun kategori School Lab Farming diarahkan dan bertujuan untuk mendorong guru SMK Pertanian mengembangkan rancangan program berbasis CSV, yang mengoptimalkan lahan dan unit produksi sekolah sebagai living lab pertanian presisi. Melalui pendekatan tersebut, sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembelajaran, namun juga mampu mengembangkan praktik pertanian produktif yang berorientasi pasar dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Kembali Cetak 55 Agronom Muda Melalui Program Taruna Makmur

    Daconi menegaskan, inovasi yang dikembangkan melalui HARVESTION tidak harus rumit atau menggunakan teknologi tinggi, tetapi harus mampu menjawab persoalan nyata dan memberi manfaat yang dapat dibuktikan. Karena itu, pengembangan inovasi diarahkan pada solusi yang relevan dengan kebutuhan pertanian, memiliki potensi keberlanjutan, serta dapat diterapkan atau direplikasi oleh sekolah lain maupun petani di sekitarnya.

    Lebih lanjut, Daconi berharap, HARVESTION dapat menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri, dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi serta ketertarikan mengembangkan sektor pertanian. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah peserta maupun prestasi kompetisi, namun juga dari keberlanjutan penerapan inovasi dan manfaat yang dihasilkan.

    “Harapan kami, HARVESTION tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi menjadi titik awal lahirnya inovasi dan talenta pertanian yang mampu membawa perubahan,” tutur Daconi.

    “Ketika sekolah mampu menghasilkan solusi yang aplikatif, generasi muda memiliki ruang untuk berkarya, dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, di situlah pendidikan vokasi menjadi kekuatan nyata bagi masa depan pertanian Indonesia,” imbuhnya.

    Pendaftaran HARVESTION 2026 telah dibuka mulai 15 Oktober 2026. Pendaftaran kategori Olimpiade Pertanian berlangsung hingga 30 Oktober 2026, sedangkan kategori Inovasi dan Teknologi Pertanian dibuka hingga 20 November 2026. Informasi lengkap mengenai kategori kompetisi, persyaratan, jadwal, dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi https://harvestion.id.

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob Harvest and Innovation (Harvestion) Petrokimia Gresik Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia SMK
    Previous ArticleBupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Siapkan 443.436 Ton Pupuk Bersubsidi Hadapi Musim Tanam Oktober-Maret

    13 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Berkat Pendampingan Petrokimia Gresik, Batik Bangsawan Kini Menjangkau Pasaran Internasional

    3 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

    Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pak Yes Ajak Masyarakat Lamongan Dukung Asta Cita

    Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

    Load More
    Berita Lainnya
    Tak Berkategori

    Kebakaran Rumah di Gresik, Petugas Damkar Butuh 1 Jam Lebih Untuk Padamkan Api

    14 Desember 2025

    MINATBACA.com – Insiden kebakaran menimpa rumah milik Samsul yang terletak di Kelurahan Kawisanyar, Kecamatan Kebomas,…

    Kolaborasi KORPRI Bersama Bank BSI, Sosialisasi Layanan Program Pemda Gresik Berhaji

    Sebanyak 31.648 Batang Rokok Ilegal di Kabupaten Lamongan Berhasil Diberantas

    Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.