Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Kontribusi SIG Bagi Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat di Aceh Melalui Pengolahan Sampah

      22 Juni 2026

      Jawaban Bupati Lamongan Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

      22 Juni 2026

      Menggelar Gebyar PAUD Lamongan 2026, Dinas Pendidikan Menapaki 3 Ikhtiar Besar Penguatan

      22 Juni 2026

      Festival Nasi Krawu KWGe 2026, Bersiap Pecahkan Rekor MURI Dengan 3.000 Bungkus Nasi Krawu

      22 Juni 2026

      Ada 7 Administrasi Kependudukan yang Dapat Diurus Saat Festival Tumpeng Nasi Krawu KWGe

      22 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pendidikan»Menggelar Gebyar PAUD Lamongan 2026, Dinas Pendidikan Menapaki 3 Ikhtiar Besar Penguatan
    Pendidikan

    Menggelar Gebyar PAUD Lamongan 2026, Dinas Pendidikan Menapaki 3 Ikhtiar Besar Penguatan

    RedaksiBy Redaksi22 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dinas Pendidikan (Dispendik), melaksanakan kegiatan Gebyar PAUD Lamongan 2026 bertempat di Alun-alun Lamongan, Senin (22/6/2026).

    Agenda rutin tahunan yang digelar di Kabupaten Lamongan, dengan tujuan untuk meningkatkan koordinasi, kolaborasi, serta sinergi dalam mendukung program pemerintah wajib belajar 13 tahun. Serta, juga peningkatan layananan PAUD yang lebih baik di Lamongan.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, dengan kegiatan tersebut maka ketangguhan daerah tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam dan infrastruktur, namun yang paling utama adalah kualitas sumber daya manusia, yang ini diawali dari pendidikan anak usia dini.

    “Pemerintah Kabupaten Lamongan menapaki tiga ikhtiar besar dalam penguatan PAUD. Pertama mensukseskan wajib belajar satu tahun pra sekolah, dengan prinsip tidak ada satu pun anak di Lamongan yang kehilangan hak pendidikan usia dini,” ujar Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    “Kedua digitalisasi PAUD yang bijak. Anak-anak adalah generasi digital, namun teknologi harus menjadi alat belajar bukan mengganti kasih sayang. Ikhtiar ketiga yakni, penguatan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Untuk membentuk anak yang tidak hanya cerdas tetapi juga sehat, disiplin, mandiri, berkarakter, dan berakhlak mulia. Di sinilah peran orang tua dan peran guru sebagai teladan, yang menjadi kunci utamanya,” ungkap Pak Yes.

    Pak Yes menambahkan, hasil ikhtiar menunjukkan capaian positif terhadap IPM Lamongan yakni sebesar 76,80 dan di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur maupun di atas rata-rata nasional. Selain itu, indeks pendidikan Lamongan saat ini sebesar 0,68 dengan rata-rata lama sekolah 8,73 tahun dan harapan lama sekolah 14,04 tahun, juga di atas rata-rata yang diharapkan.

    Baca Juga :  Pesan Bupati Saat Melantik 34 Pejabat di Lingkup Pemkab Lamongan

    Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Shodikin melaporkan, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD Lamongan untuk usia 3 sampai 6 tahun mencapai 87,73 persen, dan Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 5 hingga 6 tahun sudah mencapai 99,51 persen.

    “Artinya Lamongan sangat siap untuk mendukung wajib belajar 13 tahun, ini fondasinya di PAUD,” ucap Shodikin.

    Widyaprada Ahli Utama Kemendikdasmen Abdul Kahar mengatakan, saat ini pihaknya menggalakkan pendidikan bermutu dengan tiga pilar yakni inklusif, revitalisasi, dan digitalisasi pendidikan. Kabupaten Lamongan dengan APK-nya yang sudah melampaui rata-rata nasional dan lama belajar yang juga sama, mengalahkan rata-rata nasional yang baru 8,6 tahun dianggap telah memenuhi aspek inklusif dalam penyelenggaraan pendidikan bermutu.

    “Prioritas selanjutnya adalah wajib belajar satu tahun pra sekolah. Sebuah hasil penelitian membuktikan, bahwa anak yang sudah pernah duduk minimal satu tahun di TK sebelum masuk SD, itu jauh lebih siap untuk menerima pembelajaran,” kata Abdul Kahar.

    “Dari sekian lomba, dongeng bersama ayah-bunda ini sebuah contoh yang luar biasa, yang patut kita apresiasi. Gebyar PAUD tahun 2026 ini tolong kita buatkan sebuah indikator kinerja, setiap tahunnya lebih baik dan berdampak. Apresiasi yang luar biasa tentunya dengan Gebyar PAUD ini adalah, satu momentum milestone Kota Lamongan yang bisa kita banggakan, di masa yang akan datang,” imbuhnya.

    Dalam kesempatan tersebut Bupati Lamongan juga berkesempatan melaunching secara langsung Kurikulum Learning Environment berbasis Tradisi dan Akar Budaya Lamongan (LENTERA). Kurikulum yang merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung terwujudnya Visi Kabupaten Lamongan tahun 2025 hingga 2030.

    Baca Juga :  Hebat! Kini Lamongan Miliki Sekolah Digital dan Pembelajaran STEAM

    Yaitu, ‘Terwujudnya Lamongan yang Maju, Berdaya Saing, Berkelanjutan, Adil dan Sejahtera’ melalui pembentukan generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, kreatif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan budaya daerah.

    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Kabupaten Lamongan lamongan OPD Pemkab Lamongan PAUD
    Previous ArticleFestival Nasi Krawu KWGe 2026, Bersiap Pecahkan Rekor MURI Dengan 3.000 Bungkus Nasi Krawu
    Next Article Jawaban Bupati Lamongan Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    Berita Terkait

    Jawaban Bupati Lamongan Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    22 Juni 2026

    Bupati Lamongan; Masa Depan Bukan Tentang AI, Tapi Kemampuan Mengintepretasi juga Karakter

    19 Juni 2026

    Sebanyak 2.057 Personel Gabungan Siap Amankan Kegiatan Bulan Suro di Kabupaten Lamongan

    18 Juni 2026

    Kabupaten Lamongan Dijatah 1.385 Hektare Lahan Program Bongkar Ratoon Untuk Tahun Ini

    18 Juni 2026

    Terima Sertifikat Lulus Dari Pak Yes, Sebanyak 3.162 Hafidz dan Hafidzah Lamongan Dikukuhkan

    17 Juni 2026

    Doa Bersama Hingga Pawai Lampion Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Lamongan

    16 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Kontribusi SIG Bagi Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat di Aceh Melalui Pengolahan Sampah

    Jawaban Bupati Lamongan Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    Menggelar Gebyar PAUD Lamongan 2026, Dinas Pendidikan Menapaki 3 Ikhtiar Besar Penguatan

    Festival Nasi Krawu KWGe 2026, Bersiap Pecahkan Rekor MURI Dengan 3.000 Bungkus Nasi Krawu

    Ada 7 Administrasi Kependudukan yang Dapat Diurus Saat Festival Tumpeng Nasi Krawu KWGe

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Berlangsung 3 Hari, Pameran Pendidikan Lamongan 2026 Resmi Dibuka

    23 Mei 2026

    MINATBACA.com – Diselenggarakan mulai tanggal 22 hingga 24 Mei, pameran Pendidikan Lamongan tahun 2026 resmi…

    INTERCEM Asia 2026, SIG Buka Peluang Kolaborasi Global Untuk Inovasi Bahan Bangunan

    Tuntaskan Anak Putus Sekolah, Pemkab Lamongan Launching Program Aksi Biru

    Belasan Warga Terkena DBD, Pemdes Tambakrejo Langsung Lakukan Fogging

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.