MINATBACA.com – Target Luas Tambah Tanam dari Kementerian Pertanian RI 192.373 hektare, berhasil dilampaui Kabupaten Lamongan dengan mencapai 193.786 hektare atau 100,73 persen untuk musim tanam 2025.

Atas capaian tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi kinerja Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan seluruh insan pertanian di Kabupaten Lamongan, dengan melaksanakan tasyakuran pencapaian LTT bertempat di Aula Gajah Mada gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jumat (9/1/2026).

“Hari ini kita melaksanakan tasyakuran atas tercapainya target luas tambah tanam untuk Kabupaten Lamongan yang luar biasa megilan, sekaligus sebagai tasyakuran bahwa mulai 1 Januari para PPL ini juga diangkat sebagai ASN di lingkungan Kementerian Pertanian RI,” kata Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

“Kita patut bangga Lamongan ini bisa menjadi produsen padi terbesar se Jawa Timur, kita konsisten. Jadi kita punya paradigma yang berbeda ketika kita tidak dianugerahi lahan yang subur, tapi mampu mengolah lahan dengan baik,” sambungnya.

Pak Yes menjelaskan, banyak proses yang telah dilakukan oleh insan pertanian di Lamongan, serta konsistensi Pemkab Lamongan dalam menjaga lahan sawah yang dilindungi, supaya tidak beralih ke industrialisasi.

“Terima kasih kepada para PPL. Mari kita bersama-sama, menjaga skala produksi dan kontinuitas tanam kita untuk tetap menjadi Lumbung Padi Indonesia,” ucap Pak Yes.

Dilaporkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan Mugito, target yang ditentukan dari Kementerian Pertanian RI berhasil dilampaui Kabupaten Lamongan 1.413 hektare. Dengan luas panen mencapai 180.777 hektare, dan Indeks Pertanaman (IP) naik menjadi 2,02.

Exit mobile version